Informasi Kredit Bank | Info Pinjaman KTA | Kredit Usaha Rakyat KUR | Syarat Pengajuan | Tabel Angsuran | Simulasi | Mirko | Ritel | TKI

Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank BNI & Syarat Pengajuan 2017

Advertisement
Advertisement
Reputasi dan kinerja Bank Negara Indonesia (BNI) yang semakin baik serta profesional membuahkan hasil dengan mendapat sanjungan dari nasabah dan pemerintah. Terbukti dengan dintunjuknya BNI sebagai salah satu bank penyalur kredit usaha rakyat. Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2017 masih tetap mengusung program KUR dari pemerintah yakni pinjaman dengan sistem subsidi suku bunga yang diperuntukkan bagi pelaku usaha dalam mengupayakan peningkatan bisnis mereka.

Lembaga keuangan milik pemerintah yang didirikan oleh  Margono Djojohadikoesoemo sejak tahun 1946 ini mendapatkan kepercayaan untuk menyalurkan kredit mikro, kredit ritel, dan pinjaman KUR bagi TKI berdampingan dengan Bank BRI, BII Maybank, Sinarmas, dan Bank Mandiri.

I Jenis KUR BNI

Perbankan plat merah memang memiliki reputasi tersendiri di mata pemerintahan Indonesia. Hal ini terbukti dengan memprioritaskan Bank BNI dan Bank BRI sebagai penyalur KUR terbesar di Indonesia. Sebagaimana yang telah kita ketahui program KUR terbagi menjadi beberapa jenis dan 3 jenis terbesar yakni kredit mikro, ritel, dan pembiayaan bagi TKI. Di tahun ini Bank BNI masih mendapatkan kepercayaan yang sama untuk menyalurkan pinjaman program dari pemerintah melalui kredit usaha rakyat (KUR) BNK 2017. Tiga jenis kur terbesar yang disalurkan Bank BNI dapat kita lihat di bawah ini:

1 KUR Mikro BNI

KUR Mirko BNI menjadi prioritas utama untuk disalurkan pada pelaku usaha kecil dan menengah dengan dana maksimal Rp 25 Juta dalam waktu pelunasan maksimal 3 tahun atau 36 bulan. Jenis kredit ini memang tergolong paling banyak dinikmati oleh pelaku UKM di Indonesia.

Jatah dana KUR BNI 2017 sendiri tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya yang masih berada di bawah jatah dana KUR BRI. Pelaku usaha kecil mikro seperti petani, nelayan, dan pelaku usaha kreatif yang belum bankable mendapatkan kesempatan untuk mengajukan pinjaman sebagai modal kerja guna mengembangkan bisnis mereka di tengah persaingan yang semakin ketat.

Dengan adanya program ini diharapkan usaha skala kecil dapat tumbuh dan meningkat menjadi usaha skala menengah sehingga secara tidak langsung turut serta dalam mengentaskan pengangguran dan upaya peningkatan perekonomian Indonesia.

2 KUR Ritel BNI

Meski anggaran subsidi kredit usaha rakyat tahun 2017 dibatasi hingga Rp 10 Triliun namun Bank BNI tetap dipercaya menjadi penyalur KUR Ritel dengan nominal pembiayaan di atas Rp 25 Juta hingga Rp 500 Juta yang dapat diajukan sebagai modal kerja dalam jangka waktu paling lama 4 tahun, 5 tahun untuk dipergunakan sebagai dana investasi dan sebagai investasi khusus dengan tenor paling lama 10 tahun dengan subsidi suku bunga.

Jika kita lihat dari sifatnya KUR BNI jenis ritel lebih condong dimanfaatkan oleh pelaku usaha yang telah mapan dalam tanda kutip memiliki syarat dan ketentuan sebagai penerima manfaat KUR Ritel. Tak heran jika anggaran untuk jenis KUR Ritel lebih cepat tersalurkan dibandingkan dengan jenis Mikro.

3 Pembiayaan TKI

Pinjaman KUR TKI khusus diberikan bagi calon Tenaga Kerja Indonesia yang akan mengikuti program magang di luar negeri. Layanan ini diberikan dengan jumlah pinjaman maksimal Rp 25 juta dengan jangka waktu pengembalian maksimal 3 tahun atau sesuai dengan kontrak kerja yang mereka ikuti.

Program ini dicetuskan dengan tujuan memberikan kesempatan bagi masyarakat kelas bawah untuk bekerja di luar negeri. Sebagai dana pembiayaan keberangkatan KUR TKI dapat diajukan dengan persyaratan sesuai ketentuan dari pemerintah RI.

II Persyaratan KUR BNI

Untuk mengakses program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2017 calon debitur diwajibkan memenuhi kriteria dan persyaratan pengajuan sebagaimana ketentuan dalam pengajuan KUR Mandiri. Berikut ketentuan yang harus terpenuhi seseorang yang ingin mengajukan KUR melalui Bank Negara Indonesia:

1 Syarat KUR Mikro BNI

  • KUR Mikro BNI dapat diajukan oleh Warga Negara Indonesia (WNI) pelaku usaha kecil yang tidak memiliki pinjaman produktif jenis lain.
  • Menjadikan objek usaha yang didanai KUR sebagai jaminan dan sekaligus memberikan agunan lain sebagai jaminan tambahan sesuai ketentuan Bank Negara Indonesia.
  • Melakukan pengajuan KUR BNI dengan mengisi formulir permohonan yang dilengkapi dengan berkas dokumen berupa fotocopy KTP, Kartu Keluarga (KK), keterangan usaha, dan dokumen lain jika diperlukan.

2 Syarat KUR Ritel BNI

  • Warga Negara Indonesia yang telah memiliki usaha sesuai kriteria penerima KUR Ritel dan tidak sedang menikmati pinjaman produktif dari perbankan manapun.
  • Melakukan pengajuan kredit dengan mengisi formulir permohonan KUR Ritel sekaligus melengkapi dokumen berupa fotocopy identitas diri (KTP), Kartu Keluarga, Surat legalitas usaha (bagi yang telah memiliki), dan fotocopy legalitas agunan yang akan dijadikan sebagai jaminan tambahan sesuai ketentuan.

3 Syarat KUR TKI

  • Calon dibitur yang berhak menerima pembiayaan bagi TKI merupakan tenaga kerja yang telah melakukan perjanjian kerja di luar negeri.
  • Melengkapi berkas pengajuan dengan dokumen penempatan kerja, fotocopy KTP, Kartu Keluarga, dan dokumen lain sesuai ketentuan.

Dengan memahami ulasan di atas tentu Anda dapat menentukan jenis kur mana yang sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Untuk mengajukan kredit usaha rakyat (KUR) BNI 2017 calon debitur dapat mendatangi langsung kantor perwakilan Bank BNI untuk terlebih dahulu menanyakan perihal syarat sekaligus meminta tabel angsuran KUR BNI sebagai bahan pertimbangan.
Advertisement
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Ditulis oleh: Admin Utama Updated at : 6:27 PM
Tags :

Related : Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank BNI & Syarat Pengajuan 2017