Informasi Kredit Bank | Info Pinjaman KTA | Kredit Usaha Rakyat KUR | Syarat Pengajuan | Tabel Angsuran | Simulasi | Mirko | Ritel | TKI

Suku Bunga Kredit 2017 dari seluruh Bank (Update di Sini)

Advertisement
Advertisement
Suku bunga kredit 2017 – Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) merupakan bunga acuan dalam memberikan layanan pinjaman bagi debitur. Setiap perbankan termasuk Bank BRI memiliki kebijakan sendiri dalam menetapkan SBDK yang biasanya akan berubah ketika Bank Indonesia mengubah rate suku bunga.

Kebijakan BI terhadap rate suku bunga terakhir pada tanggal 21 Juli 2016 yakni sebesar 6,50% membuat seluruh perbankan di Indonesia seperti BRI, BNI BCA, Bank Mandiri, BTN, Bank Danamon, Bank Permata, Bukopin, BJB, Bank Jatim, Bank DKI, dan lain sebagainya berbondong-bondong mengubah SKDB bagi nasabah. Tabel di bawah ini merupakan data yang diambil dari situs resmi Bank Indonesia.
suku-bunga-kredit

Mengenal Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)

Mengacu pada Surat Edaran Nomor 13/5/DPNP tertanggal 8 februari 2011 suku bunga dasar kredit dapat kita artikan sebagaimana di bawah ini.
“SBDK adalah bunga terendah yang digunakan sebagai dasar bagi bank dalam menentukan bunga kredit yang dikenakan kepada nasabah bank.”
Sekilas dari pengertian di atas kita akan mengetahui jika setiap perbankan menetapkan suku bunga dasar rkedit atau pinjaman dalam setiap layanan yang mereka tawarkan. Pada umumnya perbankan membedakan beberapa suku bunga pinjaman menjadi 4 yakni bunga dasar untuk kredit korporasi, kredit ritel, kredit mikro, dan kredit konsumtif.

Suku Bunga Pinjaman Kredit terbaru dari Suluruh Bank di Indonesia





Data Suku bunga kredit di atas merupakan data yang dilansir dari Bank Indonesia dan terakhir diperbaharui pada akhir agustus 2016. Mengenai suku bunga pinjaman kredit dari seluruh perbankan di tahun 2017 anda dapat mengakses update terbaru di halaman ini jika ada pengumuman resmi dari BI maupun masing-masing perbankan seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank Permata, BCA, BTN, BTPN, BJB, ANZ Bank, BPD DKI, dan Bank Jatim, dan lain sebagainya.

Apakah SBDK merupakan final suku bunga yang dikenakan bagi debitur?

Belum tentu, SBDK merupakan suku bunga terendah dan belum ditambah dengan primi risiko nasabah bank. premi resiko ini ditetapkan berdasar penilaian perbankan terhadap debitur khususnya dalam memperkirakan pelunasan pinjaman yang dilakukan. Dengan adanya premi resiko tersebut perbankan akan mempertimbangkan keuangan calon debitur, tenor pinjaman, serta jenis pendanaan yang dibiayai.

Dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa calon debitur dapat mengoptimalkan langkah dan tindakan untuk menekan potensi risiko sehingga pihak bank dapat memberikan premi risiko serendah mungkin. Dengan demikian bisa dipastikan bahwa suku bunga yang ditetapkan bagi debitur bank baik BRI, BNI, BCA, Bank Mandiri, Bank Permata, Bank Bukopin, BJB, Bank Jatim, BPD DKI, dan lain sebagainya mayoritas lebih tinggi dari SBDK.

Dengan melihat suku bunga kredit 2017 dari perbankan di atas mulai BRI, BCA, BNI, Mandiri, Permata Bank, Bank Danamon, BJB, Bank Jatim, dan lain sebagainya anda dapat menentukan pilihan lembaga keuangan mana yang akan anda tuju baik untuk pengajuan pinjaman korporasi, ritel, mikro, maupun pinjaman konsumtif mulai KPR, KKB, KTA, dan lain sebagainya.
Advertisement
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Ditulis oleh: Admin Utama Updated at : 9:16 PM

Related : Suku Bunga Kredit 2017 dari seluruh Bank (Update di Sini)